Tuesday, February 5, 2013

SNMPTN 2013 dan Pola Penerimaannya


SNMPTN 2013 dan Pola Penerimaan Mahasiswa Baru PTN 2013 - SNMPTN 2013 atau Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri tahun 2013 kini menjadi pola tunggal, tidak membuka jalur ujian tulis tetapi hanya melalui jalur undangan. SNMPTN 2013 dilakukan berdasarkan nilai rapor dan prestasi lainnya, serta mempertimbangkan nilai ujian nasional (UN).

Selain itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) telah memutuskan pendaftaran SNMPTN 2013 tidak dipungut biaya, alias gratis. Pembebasan biaya pendaftaran SNMPTN pada tahun ini ditujukan untuk memperluas akses pendidikan dan meningkatkan minat lulusan SMA/SMK dan sederajat untuk melanjutkan pendidikan hingga ke perguruan tinggi.

Pendaftaran SNMPTN 2013 dibuka pada 1 Februari-8 Maret dan dilanjutkan dengan proses seleksi pada 9 Maret-27 Mei. Hasil seleksi akan diumumkan pada 28 Mei 2013 nanti. Berikut jadwal pelaksanaan SNMPTN 2013 yang dibagi menjadi 5 tahap.

Jadwal SNMPTN 2013
  • Pengisian PDSS : 17 Desember 2012 – 8 Februari 2013 dan selanjutnya diisikan secara berkala setiap akhir semester
  • Pendaftaran : 1 Februari – 8 Maret 2013
  • Proses Seleksi : 9 Maret – 27 Mei 2013
  • Pengumuman Hasil Seleksi : 28 Mei 2013
  • Pendaftaran Ulang yang Lulus Seleksi : 11-12 Juni 2013

Informasi SNMPTN 2013 ini selengkapnya dapat dilihat pada Press Release Launching SNMPTN 2013 yang telah diluncurkan Panitia Pelaksana SNMPTN 2013 pada tanggal 10 Desember 2012, atau dapat diakses melalui situs resmi SNMPTN di www.snmptn.ac.id.

Pola Penerimaan Mahasiswa Baru PTN 2013

Tiga jalur pola penerimaan mahasiswa baru PTN 2013, SNMPTN, SBMPTN dan Seleksi Mandiri.

SNMPTN 2013 dan Pola Penerimaan Mahasiswa Baru PTN 2013

SNMPTN 2013 ujian tulis dihapuskan, ternyata ada perubahan istilah pada pelaksanaan SNMPTN 2013 tahun depan. Istilah SNMPTN jalur undangan berubah menjadi SNMPTN, sedangan untuk SNMPTN jalur tulis menjadi Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Perbedaannya adalah SNMPTN merupakan seleksi yang didasarkan pada prestasi akademik siswa (nilai rapor dan prestasi lainnya). Sebelumnya seleksi ini disebut SNMPTN Jalur Undangan. Tahun ini namanya SNMPTN, semua pendaftar SNMPTN bebas dari biaya pendaftaran alias biaya ditanggung pemerintah.

Adapun SBMPTN merupakan seleksi yang dilakukan lewat ujian tulis, persis dengan SNMPTN jalur ujian tulis, hanya untuk tahun 2013 namanya berubah menjadi SBMPTN, dan biaya ditanggung oleh peserta.

Selain SNMPTN dan SBMPTN, jalur lainnya pada penerimaan mahasiswa baru PTN 2013, yakni melalui seleksi mandiri. Seleksi Mandiri diselenggarakan sendiri oleh setiap PTN sesuai dengan mekanisme dan aturan yang dibuat oleh PTN tersebut.

Untuk lebih jelasnya kunjungi : http://pelitedabo.blogspot.com/2012/12/snmptn-2013-dan-pola-penerimaan.html

Penerimaan Mahasiswa Baru 2013


Mulai tahun 2013, nilai UN dipertimbangkan menjadi salah kriteria penerimaan mahasiswa baru PTN, dan jalur undangan akan mengambil porsi 90% dari seluruh mahasiswa baru.
Integrasi UN untuk Masuk PTN Dimulai Tahun 2013
JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh di Jakarta, Senin (10/9/2012), mengatakan, integrasi hasil ujian nasional SMA/MA/SMK harus mulai diterapkan pada penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri tahun2013. PTN diminta mempertimbangkan hasil UN siswa dalam menyeleksi mahasiswa baru sehingga pelaksanaan UN tidak mubazir.
“Hasil UN harus terintegrasi di semua jenjang. Jika dari SD ke SMP ke SMA bisa pakai hasil UN, kenapa di PT tidak boleh? Jika alasannya hasil UN tidak bisa dipercaya, pelaksanaan UN terus- menerus dilakukan dan melibatkan perguruan tinggi,” kata Nuh.
Ditanya soal integrasi hasil UN pada penerimaan mahasiswa baru di PTN tahun 2013, Ketua Majelis Rektor PTN Indonesia Idrus Paturusi mengatakan, hasil UN, yang juga salah satu penentu kelulusan siswa di jenjang pendidikan menengah, dipertimbangkan dalam penerimaan lewat jalur undangan. “Nanti akan ada pembobotan. Berapa persentase dari nilai rapor dan nilai UN masih akan dibahas bersama,” ujar Idrus.
Pada tahun 2013, sebanyak 90 persen penerimaan mahasiswa baru PTN secara nasional lewat jalur undangan. Penyeleksian mahasiswa baru dengan mempertimbangkan nilai rapor di kelas 1-3 dan hasil UN.
Selama ini, pengakuan hasil UN dalam seleksi nasional masuk PTN, baik lewat jalur undangan maupun tulis, dengan cara mahasiswa baru yang diterima harus lulus UN.
~~~~~~~~~~~~~
JAKARTA, KOMPAS.com – Penerimaan mahasiswa baru perguruan tinggi negeri (PTN) secara nasional mulai tahun 2013 diutamakan lewat jalur undangan. Sebanyak 90 persen kursi di PTN diperbeutkan lewat seleksi nasional jalur undangan yang terbuka bagi semua siswa kelas 3 di jenjang pendidikan menenga.
“Untuk tahun depan, penerimaan mahasiswa baru yang seleksi nasional mencapai 90 persen. Kuota itu ditujukan untuk siswa yang berada di kelas tiga SMA/SMK atau sederajat pada tahun 2013. Adapun siswa yang lulus tahun lalu bisa ikut lewat ujian tulis yang jatahnya 10 persen,” kata Idrus Paturusi, Ketua Majelis Rektor PTN Indonesia, Senin (10/9/2012).
  Menurut Idrus yang juga Rektor Universitas Hasanuddin, Makassar, pada awalnya penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri (PTN) hendak diubah seluruhnya lewat jalur undangan saja. Penerimaan mahasiswa baru dengan mempertimbangkan nilai raport selama belajar di pendidikan menengah dan nilai ujian nasional (UN).
“Namun, ada masukan supaya tetap ada kesempatan bagi lulusan tahun lalu yang mau ikut ujian lagi. Mereka bisa lewat ujian tulis yang diselenggarakan tiap PTN,” ujar Idrus.
Bobot UN
Dengan berubahnya sebagian besar penerimaan mahasiswa baru PTN lewat jalur undangan, pendaftaran menjadi terbuka buat semua siswa kelas 3 di jenjang pendidikan menengah. Sebelumnya, seleksi nasional lewat jalur undangan dikhususkan bagi siswa berprestasi yang direkomendasikan tiap sekolah, yang jumlahnya bergantung pada akreditasi sekolah.
Selain pendaftaran terbuka bagi semua siswa, biaya pendaftaran pun ditanggung pemerintah. Perubahan ini sejalan dengan ketentuan pada pasal 73 ayat 1 dan 2 Undang-undang No 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi.
Pada pasal itu disebutkan bahwa penerimaan mahasiwa baru PTN dapat lewat pola penerimaan mahasiswa baru secara nasional dan bentuk lain. Pemerintah menanggung biaya calon mahasiswa yang akan mengikuti pola penerimaan mahasiswa baru secara nasional.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan beban masyarakat untuk pendaftaran ujian masuk PTN selama ini cukup tinggi. Selain itu, di tingkat akhir siswa SMA/SMK juga menjadi stress karena dibebani UN dan berbagai tes masuk ke PT.
“Pemerintah memikirkan supaya ada satu cara penerimaan yang bisa berlaku untuk semuanya. Biaya pendafataran yang ditanggung masyarakat akan ditanggung pemerintah,” kata Nuh.
~~~~~~~~
(Update tulisan tanggal 17 Oktober 2012: sila baca tulisan saya terbaru terkait SNMPTN 2013: Kabar Baik, SNMPTN 2013 Tidak Jadi Dihapus)